Beberapa hari terakhir ini pikiranku agak pusing. Memikirkan harus bagaimana langkah kaki kehidupanku untuk selanjutnya kuarahkan. Apakah begini-begini terus nasibku? Wallahu a’lam.
Beberapa orang mengatakan bahwa pekerjaanku di LMZIS tidaklah begitu punya bergaining potition yang bagus. Mereka beranggapan bahwa : “Sana minggat aja yang jauh cari uang yang banyak…”, “ Heleh, cuman kerja sosial, eman-eman ijasahmu”, “Hanya pekerjaan kacung.” …….Mungkin ada benernya.Kayaknya ini mendukung hipotesaku bahwa emang gak bonafide banget pekerjaanku ini ya. Tapi persetanlah kata orang. Yang penting aku enjoy disini.
Ada beberapa tawaran pekerjaan yang menawarkan gaji jauh lebih besar daripada disini. Bahkan sampai dengan tiga atau empat kali lipatnya. Tapi kenapa ya … nggak ngeeh aja. Tak tolak semua dech….
Klo ditimbang-timbang ada benernya juga pemikiranku.
Bagaimana tidak. Bekerja di Perusahaan-perusahaan itu telah menjadikan manusia bagai robot. Kerja pagi jam 7, jam 8, jam 9…. Sampai siang, lalu sore. Pulang pulang jam 5 atau bahkan sampai malem. Pulang sampek rumah udah kecapekan, lalu ngorok. Sampai pagi. Sholat subuh. Itupun klo masih inget ama yang Di atas. Kebanyakan sih denger adzan, yo mancal kemul enaaakkkk………… Dasar manusia. Kerja sepekan 5 atau 6 hari. Lalu ahadnya weekend. Rekreasi, seneng-seneng. Seninnya kembali kerja dengna wajah suntuk.
“Hari senin lagi, hari senin lagi….Hari yang menyebalkan”, mungkin begitu pikir mereka…. Sekalipun gaji gede, buat apa coba?.Hidup menjadi robot. Hahahaa…… Tapi ya up to you lah. Daripada nganggur masih jauh lebih baik itu kan? J
Bandingkan dengan pekerjaanku sekarang coba.
Gua diberi kebebasan mutlak man. Atooo… paling tidak semi mutlak lah. Bagaimana LMZIS bisa berkembang? Semua aku yang harus and wajib tentuin manhajnya (maksudku metodenya). Aku harus menyusun langkah langkah yang dianggap perlu guna memajukan LMZIS. Yang dimaksud kemajuan adalah tentunya penghasilan berkembang menjadi lebih bnayak. Sukur klo bisa berkembang menjadi ratusan kali. Sedangkan sumber pendapatan juga harus berkembang lagi. Tidak melulu dari sektor-sektor nirlaba aja, tapi juga kudu menggarap sektor bisnis riil (corporate, begitu istilah pinjamannya).hehe…
Bandingkan coba dengan pekerjaan pertama di atas. Betapa inovasi dan kreatifitasku demikian dihargai di pekerjaanku ini. Luar biasa kan?
Sedangkan dalam hal fasilitas pribadi? Waow ternyata tidak kalah luar biasanya. Kantor nya man, bisa untuk gua tempati. Bahkan si boss yang nganjurkan agar aku tidak usah kos, mending tidur di kantor aja. Gila gak? Alasannya sih agar bisa lebih fokus nangani pekerjaan kantor, dan waktu untuk berjuang demi ibu pertiwi (eh maksudku demi LMZIS) lebih full lagi. Tapi tau gak? Dari segi my personality, hal ini juga bagus man. Aku tidak usah repot-repot bayar kos kosan coba? Tidak usah repot repot ngurusin kos-kosan coba? Dan asiknya lagi, disini tuh full apapun yang kubutuhkan. Mo minum? Tinggal tuang, tinggal glek. Mo mandi? Tinggal nyebur ke kamar mandi. Pilihannya ada banyak lagi. Ada 3 kamar mandi man. Plus 1 kamar mandi cadangan. Mo slulup seharian juga kagak ada yang ngelarang, eh tapi jangan berendam yah, kayak Tamara Blezinsky di iklan sabun aja….Huahahahaha…….
Dan tau gak? Kamar gua alias kantor gua, ….full AC. Mo panas, mo dingin, bisa gua atur suhunya. Bahkan ini nih satu lagi, Kamarku full akses internet gratis tis tis tis….. Ruar biasa kan?
Oya satu lagi. Disini ibadahku jadi lebih bagus man. Tiap subuh sholat jamaah. Jadi ingat terus ama yang Di atas. Klo di kosan coba? Sering banget molor. Ya walaupun tidak sesering itu. Tapi klo disini, wuihhh pasti dech (kuulangi lagi yak) pasti dech sholat subuh jamaah. Bikin hati jadi lebih deket ama Yang Di atas. Klo dalam suatu hadits disebutin bahwa 2 rokaat sebelum sholat subuh itu lebih baik daripada dunia dan seisinya, maka tinggal kalikan aja selama 3 bulan ini udah dapat berapa banyak dunia dan seisinya? Padahal sudah 3 bulan lebih aku disini. Kalikan 30 aja sudah 90 kali. Waow…. 90 dunia dan seisinya man. Fuiiihhh….. Asoi kan? Pekerjaan dimana coba di tempat lain yang bisa menggantikan gaji dengan 90 kali dunia dan seisinya. Jangankan 90 kali yak, 1 kali aja gak bisa. Bahkan sepersekian kalinya aja gak bisa. Bahkan lebih kecil dari itu.
Klo gua pikir-pikir man, gaji Cristiano Ronaldo yang sepekan mencapai 2 milyar lebih itu, ternyata gak ada apa-apanya dibandingkan “gaji”ku …hahahahaha……. Lagian dia kan kafir, jadi semua amalnya bakal apus. Hilang melayang entah kemana. Itu klo dia gak tobat sebelum mati. J
Jadi, disini aku mo berterima kasih banyak buat Pak Bosku di LMZIS. Makasih Pak makasih Pak.
Meski banyak orang yang meremehkan pekerjaanku disini, bahkan menganggap gak ada apa-apanya, kita jalan terus aja Pak. Aku yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama mereka-mereka itu akan mengangkat 2 jempolnya kepada kita. Bahkan 3 jempol. Satunya jempol kaki. Kenapa gak sekalian 4 jempol? Gimana mo berdiri klo semua jempolnya dinaikin? Kecuali klo lehernya digantungin ke atap rumah baru bisa. Gile lu….hehe.
LMZIS adalah sebuah company yang unik. Walaupun di permukaan tampak sebagai sebuah “perusahaan” peminta-minta dana (sory boss… bukan masudku, hehe), namun kalau kita telaah lebih jauh maka sesungguhnya LMZIS adalah sebuah Lembaga yang sangat mulia. Kok bisa? Ya bisa donk. Sesungguhnya LMZIS bukanlah Lembaga peminta-minta. Kenapa? Bagaimana disebut Lembaga peminta-mnta klo dana yang didapatkannya kemudian disalurkan kepada yang membutuhkan? Dana yang didapatkan kan bukan untuk dirinya sendiri? Melainkan untuk orang lain. Ini kemuliaan pertama. Ya yo? Perusahaan manapun kayaknya gak ada yang model beginian.
Kemuliaan kedua? Membantu masyarakat untuk berderma agar tepat sasaran. Saat ini betapa banyak pengemis sebagai kedok saja? Bahkan ternyata pengemis-pengemis yang kita kira gelandangan, tidak punya rumah, mengemis di emper emper toko, ternyata di kampung punya rumah segede balai kota. Ini nyata, bukan fitnah. Heboh kan? Mungkin sudah rahasia umum kali… Nah disinilah peran kemuliaan LMZIS yang kedua. Membantu masyarakat menyalurkan dananya untuk yang bener bener membutuhkan. Dan asal lu tau aja man, bahwa dana yang disalurkan LMZIS bukan hanya untuk kegiatan konsumtif aja man, tapi juga produktif. Banyak loh para “klien” kita itu yang kita kasih modal agar bisa bekerja.
LMZIS juga sebuah Perusahaan unik. Kok bisa? La wong dia bisa mengakses apapun kok. Coba tebak, perusahaan mana coba yang bisa sehebat LMZIS dalam mengakses apapun (duit)? … Pusing kan? Klo LMZIS? Bisa ngakses dana sosial, bisa ngakses proyek di ITS, bisa ngakses dana zakat, bisa ngakses dana infaq, … dll. Pyiuuuh pyiuuh….. Termasuk di dalamnya bisa untuk mendirikan sentra-sentra usaha baru.
Lalu SDMnya darimana? Waow banyak man…. Mahasiswa sak ITS bis a dimanfaatin aja…. Ehm… maksudku diberdayakan. Tinggal pilih, mau yang mana? Yang pinter, yang kuat, yang solih? Yang IT-ers, yang proyekker, bisnisman, pengangguran, malesan, kuliah mbambet? Or apa? Ada semua…..
Proyeknya darimana? Banyak…. Alumni ITS udah tersebar dimana aja? Gak keitung dech. Mulai dari menteri, Manajer, Direktur, Peneliti, dll. Banyak banget dech pokoknya. ….So luar biasa bukan? Mau ke dalam kampus juga bisa, mau keluar kampus juga bisa. Mau naik bisa, mau turun juga bisa.Basisnya masjid lagi….. Yang notabene orang-orangnya masih takut ama dosa.
Rugi dech klo punya anak gadis tidak ditawarkan kepadaku… Wekkekekekek…. Loh apa hubungannya man? Mbuhlah …xixixixi….
So apalagi?
Maka diamlah kalian para penggugat pekerjaanku!!!
……
By : Jericco…..
MISS NO COMENT said
LMZIS kepanjangan dari apa ya?
hidup jericco
Jericco said
Lembaga Manajemen Zakat Infaq dan Shadaqoh
khodeejah said
Jericco…
seng semangat yooo… semoga istiqomah
Rhosyied said
Assalamualaykum. Akh, salam kenal dari ana. Hmmm..profile dmn ya?